Desain Konsep Tata Ruang Kantor
Pengertian
Tata Ruang Kantor
Penataan ruang kantor
ternyata ikut berpengaruh terhadap citra perusahaan. Penataan layout tata ruang
untuk kantor yang baik akan menunjukkan profesionalitas dari perusahaan
tersebut. Lalu apa pengertian tata ruang kantor itu? Tata ruang kantor adalah
pengaturan ruangan, perabotan, mesin dan sebagainya dalam suatu kantor atau
perusahaan.
Ada pula beberapa ahli
yang memiliki definisi mengenai tata ruang dalam kantor. Salah satunya adalah
George Terry, menurutnya tata ruang dalam kantor merupakan penentuan terkait
keperluan-keperluan dalam penggunaan ruangan secara detail dan rinci dari
ruangan tersebut guna mempersiapkan susunan yang praktis dari faktor-faktor
fisik yang dianggap penting dalam pelaksanaan kerja perkantoran dan dengan
biaya yang cukup.
Pengertian Tata Ruang
Kantor
Istilah tata ruang kantor berasal dari bahasa inggris,
yaitu Office Layout atau sering disebut juga Layout saja.
Tata ruang kantor adalah pengaturan perabotan,
mesin, dan sebaginya didalam ruangan yang tersedia.
Ada beberapa ahli yang mendefinisikan tata
ruang kantor diantaranya, sebagai berikut :
· Menurut Drs.The
Liang Gie mengatakan “Tata Ruang adalah penyusunan
alat-alat pada letak yang tepat serta pengaturan kerja yang memberikan kepuasan
bekerja bagi para karyawannya”.
· Menurut Litlefield & Petterson mengatakan “ Office lay out may be defined as the arrangement of furniture and equipment within available flour space” (tata ruang kantor dapat dirumuskan sebagai penyusunan perabot dan alat perlengkapan pada luas yang tersedia).
TUJUAN
Adapun tujuan dari penataan ruang
kantor adalah sebagai berikut:
1. Memberikan kemudahan
yang optimum bagi arus komunikasi dan arus kerja.
2. Memberikan kondisi kerja yang baik bagi
setiap orang.
3. Memudahkan pengawasan sehingga manajer
dapat melihat staf yang sedang bekerja.
4. Memberikan kemudahan
yang tinggi kepada setiap gerakan karyawan dari meja ke meja.
5. Menghindarkan diri dari
kemungkinan saling menganggu antara karyawan dengan karyawan lainnya.
6. Mempergunakan segenap ruangan dengan baik.
ASAS-ASAS POKOK DAN
PRINSIP TATA RUANG KANTOR
1. Asas-Asas Pokok Tata Ruang Kantor
a.) Azas tata ruang
kantor
Menurut Richard Muther, ada empat asas tata ruang pada
suatu kantor, keempat azas itu semestinya harus saling melengkapi agar tercipta
suasana ruang kantor yang rapi dan teratur. Keempat Azas tersebut adalah:
b.) Asas jarak terpendek.
Perubahan tata ruang kantor pada asas ini maksudnya
adalah menata letak meja-meja dengan jarak antar meja tidak terlalu lebar
sehingga pergerakan antar karyawan dapat lebih cepat. Jarak antar meja/unit
yang jauh akan mengakibatkan perlu beberapa langkah untuk mencapai ke meja
lain, bandingkan dengan jarak meja yang tidak terlalu lebar.
c.) Asas
rangkaian kerja
Asas Penempatan para pegawai dan peralatan menurut
urutan pekerjaan menjadikan pekerjaan lebih cepat dan tidak membuat
berseliweran pegawai lainya, karena pengaturan mejanya sudah runtut/teratur.
d.) Asas penggunaan segenap
ruangan
Maksudnya adalah tidak ada ruangan atau luas ruang yang
tidak dimanfaatkan. Jika ada ruangan yang kosong maka dapat diletakan tanaman,
hiasan, aquarium dan lain sebagainya sehingga membuat ruangan semakin nyaman
dan asri.
e.) Asas perubahan susunan
tempat kerja
Asas ini memungkinkan apabila di kantor ada perkembangan baik pada pekerjaan maupun pegawai tata ruang dapat diubah dengan mudah dan cepat.
BENTUK-BENTUK TATA RUANG KANTOR
I. Tata Ruang Tertutup
Suatu tata ruang dikatakan
terpisah-pisah atau tertutup apabila susunan ruang untuk bekerja terbagi-bagi
dalam beberapa bagian.
II. Tata Ruang Terbuka
Dalam susunan ini ruang yang
dipergunakan untuk ruang bekerja tidak dipisah-pisahkan atau tidak menggunakan
penyekat, tetapi semua aktivitasnya dilaksanakan pada satu ruang besar terbuka
sehingga semua yang bekerja tampak mudah diamati dari satu sudut pandang.
III.
TATA RUANG KANTOR SEMI TERTUTUP
Ruang kantor semi tertutup adalah ruang yang disekat hanya setinggi 1,5 meter.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI TATA RUANG
1. Perencanaan Cahaya
Penerangan cahaya yang baik akan diperoleh beberapa
keuntungan, diantaranya:
a. Hasil pekerjaan atau produktivitas bertambah.
b. Kualitas pekerjaan lebih baik.
c. Kesalahan-kesalahan berkurang.
d. Semangat kerja pegawai lebih baik.
e. Mengurangi ketegangan dan kelelahan.
f. Prestise lebih baik untuk perusahaan.
2. Perencanaan Warna
Dengan menggunakan warna yang tepat dan baik
akan diperoleh keuntungan diantaranya:
a. Kantor menjadi tampak
menyenangkan dan menarik pandangan
b. Mempunyai akibat yang tidak
langsung terhadap efisiensi dan produktivitas pegawai.
c. Mencegah kesilauan akibat
cahaya yang berlebihan.
d. Memelihara kegembiraan,
ketenangan dan semangat bekerja pegawai.
e. Mengurangi rasa tertekan
sehingga pegawai merasa lega dan bebas.
Para ahli
membedakan tiga warna pokok, yaitu:
a. Warna merah adalah warna
yang menggambarkan panas dan kegembiraan dalam kegiatan kerja. Warna merah
dapat digunakan bagi alat untuk merangsang panca indra dan jiwa agar semangat
dalam melaksanakan suatu pekerjaan.
b. Warna kuning adalah warna
yang menggambarkan kehangatan matahari dan berfungsi untuk merangsang mata dan
syaraf, sehingga dapat menimbulkan perasaan riang gembira dengan melenyapkan
perasaan tertekan.
c. Warna biru sebagai warna
dari langit dan samudera yang menggambarkan ketentraman dan keluwesan. Warna
ini mempunyai pengaruh mengurangi ketegangan otot-otot tubuh dan tekanan darah.
Menurut Nadine Todd mengatakan bahwa warna memberikan
pengaruh terhadap tamu yang datang, diantaranya:
a. Kepercayaan terhadap kantor
b. Efisiensi atau produktifitas
c. Moral
3.Perencanaan Udara
Dengan pengaturan udara yang tepat
dan baik maka diperoleh keuntungan-keuntungan, diantaranya:
a. Kenyamanan bekerja pegawai terjamin
b. Produktivitas kerja yang lebih tinggi
c. Kualitas
pekerjaan yang lebih baik
d. Semangat
kerja yang lebih tinggi
e. Kesehatan pegawai terpelihara dengan baik
f. Kesan yang lebih baik dari para tamu
4.Perencanaan Suara
Dengan suara gaduh berakibat pada:
a. Gangguan mental dan saraf bagi
pegawai
b. Kesulitan mengadakan konsentrasi
Komentar
Posting Komentar